Monthly Archives: Oktober 2014

Rintisan Edward L. Thorndike

Rintisan Edward L. Thorndike – AsikBelajar.Com. Hukum pengaruh (law of effect) dari Thorndike, yang merupakan hasil studi tentang pembelajaran hewan dan karya-karya penelitian kuantitatifnya, semua memberi kontribusi pada perkembangan behaviorisme (Karier, 1986).  Edward L. Thorndike, seorang mahasiswa dari William James (yang memperkenalkan pragmatisme), pada awal Abad ke-20 menyelesaikan disertasinya dengan judul “Animal Intelligence: An Experimental… Read More »

Menjadi Pribadi Bermanfaat Melalui Blogger

Menjadi Pribadi Bermanfaat Melalui Blogger – AsikBelajar.Com.  Dalam beberapa dakwah maupun petuah nasihat, bahwa salah satu ciri manusia yang baik adalah yang bermanfaat bagi sesama.  Menjadikan diri bermanfaat bagi orang lain bisa dengan bermacam-macam cara.  Bahkan semua pekerjaan yang dilakukan bila dilakukan secara ikhlas karena Allah SWT dan niat baik yang terkandung untuk membantu sesama… Read More »

Perkembangan Aspek Afektif

Perkembangan Aspek Afektif – AsikBelajar.Com.  Afektif mencakup emosi atau perasaan yang dimiliki oleh peserta didik, yang juga mendapatkan perhatian dalam pembelajaran.  Keberhasilan Bloom (Brown, 2000) memberikan definisi tentang ranah afektif yang terbagi atas lima tataran afektif yang implikasinya dalam siswa SMP/SMA lebih kurang sebagai berikut: sadar akan situasi, fenomena, masyarakat, dan objek di sekitar; respon… Read More »

Perkembangan Aspek Psikomotor

Perkembangan Aspek Psikomotor – AsikBelajar.Com.  Aspek psikomotor merupakan salah satu aspek yang penting untuk diketahui oleh guru.  Perkembangan aspek psikomotor juga melalui beberapa tahap.  Tahap-tahap tersebut antara lain: Tahap Kognitif:  tahap ini ditandai dengan adanya gerakan-gerakan yang kaku dan lambat.  Hal tersebut terjadi karena siswa masih dalam tahap belajar untuk mengendalikan gerakan-gerakannya.  Dia harus berpikir… Read More »

Perkembangan Aspek Kognitif

Perkembangan Aspek Kognitif – AsikBelajar.Com.  Menurut Piaget (1970), periode yang dimulai pada usia 12-18 tahun, yaitu yang lebih kurang sama dengan usia siswa SMP/SMA, merupakan period of formal operation.  Pada usia ini, yang berkembang pada siswa adalah kemampuan berfikir secara simbolis dan bisa memahami sesuatu secara bermakna (meaning fully) tanpa menunjukan objek yang konkret atau… Read More »