Peta Penyebaran Agama Islam di Indonesia

Peta Penyebaran Agama Islam di Indonesia – asik belajar dot com.  Bagi adik-adik yang lagi dapat tugas rumah (PR) nyari Peta Sejarah Penyebaran Agama Islam di Indonesia, silakan download peta / gambar di bawah ini. Peta ini di dapat dari buku untuk kelas VII  pada Bab 9 di halaman 183 dari buku Wawasan Sosial 1.    Sumber peta ini ternyata juga ditemukan buku tersebut dari peta atlas sejarah dan dunia tahun 1996.  Dalam peta ini kalian bisa melihat Sejarah Penyebaran Agama Islam di Indonesia, arah panah warna merah menunjukkan arah pergerakkan dari pulau ke pulau penyebaran agama Islam tersebut pada jaman dahulu.Inilah Peta Penyebaran Agama Islam di Indonesia, semoga ini bermanfaat.

Cara Download:
Tempatkan kursor pada gambar, kemudian klik kanan, pilih “Save Image As…” atau…Klik gambar / peta, kemudian klik kanan, pilih “Save Image As…”

Klik gambar/peta untuk memperbesar !

Penjelasan Peta Penyebaran Islam di Indonesia sbb:
Pengaruh Islam yang masuk sejak awal abad ke 7 Masehi telah membawa banyak perubahan besar bagi kehidupan nenek moyang Bangsa Indonesia di masa silam. Dalam perjalanannya hingga dapat menyebar ke seluruh antero Nusantara, terdapat jalur-jalur yang dilalui sejalan dengan peta perdagangan dan pelayaran yang dilalui oleh para pedagang muslim dari Gujarat, Persia, dan Arab. Jalur-jalur penyebaran Islam tersebut dapat dilihat pada gambar peta di atas!

1. Islam Masuk ke Aceh Utara dan Malaka
Islam memang mulai masuk di pesisir Aceh Utara atau tepatnya di wilayah Kerajaan Samudera Pasai sejak abad ke 7 Masehi. Akan tetapi, pengaruhnya baru mulai dirasakan cukup besar setelah tahun 1285 setelah Samudera Pasai menjadi sebuah pusat perdagangan di wilayah Semenanjung Asia Tenggara.

Saat itu, Samudera Pasai bahkan telah menjadi sebuah kerajaan bercorak Islam yang cukup besar. Selain Samudera Pasai, Pelabuhan Malaka juga telah memperoleh pengaruh Islam setelah mulai dikunjungi oleh para Pedagang Muslim.

2. Menyebar Ke Jawa, Sumatera, dan Kalimantan Barat
Dari Samudera Pasai dan Malaka, Islam kemudian menyebar ke beberapa wilayah lain di Nusantara seiring jalur pelayaran dan perdagangan masa silam. Sesuai dengan peta penyebaran Islam di Indonesia di atas, daerah-daerah seperti Pesisir Utara Jawa, Pantai Timur Sumatera, dan Kalimantan bagian Barat mulai menerima pengaruh Islam sejak abad ke 14 bersamaan dengan memudarnya kekuasaan Majapahit yang berkuasa di Nusantara pada masa itu.

Di Jawa, kota-kota pelabuhan seperti Gresik, Tuban, Surabaya, Jepara, Demak, Banten, dan Cirebon berubah menjadi pusat-pusat pengembangan Islam. Beberapa di antaranya bahkan beralih menjadi sebuah kerajaan Islam yang cukup berpengaruh.

3. Menyebar Ke Pesisir Barat Sumatera
Seiring jatuhnya Malaka ke tangan Portugis di tahun 1511, para pedagang yang awalnya selalu singgah di Malaka sebelum menuju Jawa lewat jalur pantai Timur Sumatera, lantas mengalihkan jalur pelayarannya lewat jalur Pantai Barat Sumatera, menyebrang Selat Sunda, sebelum akhirnya sampai di pesisir Utara Jawa. Pada masa itu, Kota Padang dan Bengkulu lantas mulai menerima pengaruh Islam, utamanya dari para pedagang Muslim Persia.

4. Dari Jawa ke Kalimantan Selatan, Sulawesi, Maluku
Pengaruh Islam di Pesisir Utara Jawa mengalami kemajuan yang signifikan di sekitar abad ke 15. Hal ini didukung oleh runtuhnya kerajaan Majapahit dan berdirinya kerajaan Demak sebagai kerajaan Islam pertama di tanah Jawa.

Demak menjadi pusat penyebaran agama Islam pada masa itu. Banyak orang dari Maluku (Ternate dan Tidore), Sulawesi (Makassar dan Gowa), dan Kalimantan Selatan (Banjar) yang tertarik dengan ajaran Islam, mulai menimba ilmu di pesantren-pesantren Demak. Pasca menyelesaikan pendidikannya, orang-orang tersebut lantas kembali ke daerahnya masing-masing untuk mengajarkan pemahaman Islam melalui dakwah-dakwah yang masif.

5. Syiar Islam di Abad ke 16
Di abad ke 16, di Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan berdiri kerajaan-kerajaan bercorak Islam seperti Kesultanan Ternate-Tidore, Kesultanan Gowa Tallo, Kesultanan Makassar, dan Kesultanan Banjar.

Kesultanan-kesultanan bercorak Islam tersebut juga membantu penyebaran Islam di Nusantara. Kesultanan Ternate Tidore menyebarkan Islam ke wilayah sekitar Maluku, Papua dan Sulawesi Utara, Kesultanan Makassar dan Gowa Tallo menyebarkan Islam ke wilayah Nusa Tenggara dan Kalimantan Timur, sementara kesultanan Banjar menebar pengaruh Islam ke pedalaman Kalimantan.

Sejak abad ke 16 ini, pengaruh Islam sudah menyebar secara merata ke seluruh wilayah Indonesia. Pengaruh ini berhasil mengubah agama dan kepercayaan nenek moyang kita yang awalnya memeluk Hindu Budha ke agama Islam. Adapun peta penyebaran Islam di Indonesia beserta jalur-jalurnya yang dijelaskan di atas hingga kini bisa dibuktikan kebenarannya lewat beberapa peninggalan bersejarah di kota-kota yang pernah menjadi pusat penyebaran Islam.

Demikian ulasan penjelasan dari peta penyebaran agama Islam di Indonesia. Semoga dapat bermanfaat.

One thought on “Peta Penyebaran Agama Islam di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *